Rabu, 17 Oktober 2012

RELASI

RELASI

Pertemuan Ke-7


A. Pasangan Berurutan
     Misalkan x dan y menjadi Obyek. Himpunan (x,y) = {(x), (x,y)}adalah urutan pasangan urutan x dan y.
     Dalam pasangan urutan (x,y),

  1. Pertama x dan y disebut berurutan, dan
  2. Kedua x dan y disebut koordinat dari kedua (x,y).
B. Himpunan Product Cartesius
     Misalkan A dan B himpunan-himpunan. Perkalian silang dari A dan B ditulis AxB adalah himpunan semua pasangan terurut (a,b) dengan a Î A dan b Î B. Dapat ditulis:
     AxB = {(a,b)| a Î A, b Î B}
    Contoh : Diketahui A = {a,b} dan B = {1,2,3}, maka:
      (1). AxB =  {(a,1),(a,2),(a,3),(b,1),(b,2),(b,3)}
      (2). BxA = {(1,a),(1,b),(2,a),(2,b),(3,a),(3,b)} 
      Jadi kesimpulannya : A x B ≠ B x A.
C. Relasi
    Relasi adalah hubungan antara dua himpunan Adan B yang saling berpasangan antara anggota A dengan anggota B.
   CATATAN :
   Tiap anggota A tidak harus memiliki pasangan himpunan B .
   Contoh :
    Dari relasi diatas dapat disimpulkan bahwa Suatu hubungan atau relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah pemasangan anggota-anggota A dengan anggota-anggota B.
  • Cara Menyatakan Relasi

  1.         Dengan Diagram Panah (lihat gambar 1).
  2.         Dengan Himpunan Pasangan Berurutan.
  3.         Dengan Grafik Cartesius (lihat gambar 5.3).

  • Operasi Relasi
          Karena relasi merupakan himpunan, maka operasi pada himpunan juga berlaku dalam relasi:
         1. Operasi   (intersection/irisan)
          2. Operasi   (union/gabungan)
          3. Operasi   (symmetric difference/persamaan simetris)
          4. Operasi  - (difference/selisih)
          5. Operasi komplemen (komplemen relative terhadap Cartesian product)
  • Macam Relasi
  1. Relasi Refleksi


       2. Relasi Simetri
       3. Simetri Transitif

       4. Relasi Ekuivalen

   tj    D. Invers dan Kontraposisi
              Relasi Invers : Misalkan R suatu relasi dari himpunan A ke himpunan B. Invers dari R ditulis R-1 adalah suatu relasi dari himpunan B ke himpunan A, sedemikian hingga tiap pasangan terurut pada R−1 jika urutan anggota-anggotanya dibalik merupakan anggota dari R. Jadi  R−1= {(b,a) / (a,b) ∈ R}.
         Contoh : Relasi R pada A = {1, 2, 3} didefinisikan sebagai  R = {(1, 2), (1, 3), (2, 3)}, apa R-1  nya ?
Jawab : R-1  = {(2, 1), (3, 1), (3, 2)}.
E. Relasi Ekuivalen
    Relasi Ekivalen adalah relasi yang memenuhi sifat
o Refleksif
o Simetri
o Transitif
Contoh : 
R={(a, b)| a=b atau a=-b, a, b∈Z}
Apakah R relasi ekivalen?
Pada relasi ini, jelas dipenuhi a=a, ∀a∈Z,
berarti (a, a) ∈ R atau bersifat refleksif.
Untuk sifat simetri, terdapat dua kemungkinan:
1. Jika a=b, berarti (a, b)∈R, ∀a, b∈Z maka b=a, berarti (b, a)∈R
2.  Jika a=-b, berarti (a, b)∈R, ∀a, b∈Z maka b=-a, berarti (b,a)∈R,
  Sehingga R bersifat simetri.
Untuk sifat transitif, mempunyai empat kemungkinan:
1.  Jika a=b, dan b=c, maka a=c, berarti (a, c)∈R, ∀a,b,c∈Z
2.Jika a=b, dan b=-c, maka a=-c, berarti (a, c)∈R, ∀a,b,c∈Z
3. Jika a=-b, dan b=c, maka a=-c, berarti (a, c)∈R, ∀a,b,c∈Z
4.Jika a=-b, dan b=-c, maka a=c, berarti (a, c)∈R, ∀a,b,c∈Z
Sehingga R bersifat transitif.
Jadi, R relasi ekivalen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar